Skip to main content

Posts

Showing posts with the label novel

Kisah Orang Mati (Part 5)

“TEEEEEEEEEETT!! TEEETTTT!!!!!” Bell tanda masuk kelaspun berbunyi. Anak-anak dikantin langsung buyar dan memasuki kelasnya masing-masing. Kakak kelas yang sedari tadi memandangiku pun langsung bergegas pulang ke kelasnya. Tiba-tiba terdengar suara pemberitahuan dari pengeras suara yang berasal dari kantor. “PENGUMUMAN Diberitahukan Kepada Seluruh Siswa Bahwa Hari Ini Siswa Pulang Lebih Awal, Dikarenakan Ada Rapat Dewan Guru Siang Ini” terdengar suara berat seorang laki-laki dari pengeras suara itu. Itu artinya hari ini kami pulang lebih awal dari biasanya, Cecilia tampak kegirangan karena pulang lebih awal.  Semua siswa bersorak-sorai kegirangan seperti halnya Cecilia, tapi menurutku biasa saja, bahkan kecewa. Karena dari rumah aku sudah bertekad untuk membuktikan bahwa akupun bisa seperti halnya siswa-siswa yang bersekolah di sekolah top itu. Dengan adanya rapat dewan guru sudah membuat rencanaku sedikit kacau hari ini, aku sedih. Aku tidak menerima ilmu selain ilmu...

Kisah Orang Mati (Part 4)

(Lanjutan Part 3) ........ Waktupun berlalu, hari itu merupakan tahun ajaran baru, hari pertama aku masuk sekolah baru dan berjumpa dengan kawan-kawan baru. Hari itu merupakan hari pertama aku menjadi seorang Ashley yang baru, aku hanya berusaha memaksimalkan apapun yang sudah aku punya. Aku sudah bisa baca tulis, aku bisa berfikir, aku bisa berbicara. “Selamat pagi anak-anak semua, selamat datang di sekolah baru kalian. Saya Charles Wellington sebagai wali kelas kalian, sekarang saya lanjutkan untuk perkenalan tiap siswa sesuai dengan nomor urut absen” pungkasnya. Akhirnya, sesi perkenalan pun dimulai dari absen 1 sampai terakhir, satu persatu siswa maju kedepan kelas memperkenalkan nama dan tempat tinggal mereka. Jumlah siswa dikelasku ada 42 siswa, dan aku urutan ke 33. “Raulene Ashley” panggil Charles. “Baik, Pak” Akupun maju kedepan kelas dan semua mata memandangiku “Wahh tinggi sekali dia” gerutu siswa berbadan besar pendek. “Dia tampak galak!” teman seban...

Kisah Orang Mati (Part 3)

(lanjutan Part 2) .... Aku tidak pernah menyangka bahwa aku akan mengalami kegagalan dalam hidup, memang itu merupakan hukum alam. Bahwa hidup seperti roda yang berputar, kadang diatas dan kadang dibawah. Saat kita merasakan kesedihan dalam hidup ataupun mengalami kegagalan bagi kebayakan orang menyebutkan bahwa kita sedang ada “di bawah” dan dulu aku selalu berpikir demikian, persis seperti apa yang dikatakan oleh kebanyakan orang. Aku tidak tahu hal itu adalah benar atau salah, yang  jelas aku hanya mengikuti lingkungan dan orang-orang disekitarku, aku hanya ikut-ikut saja! Dan pada saat kita merasakan bahagia aku juga mendengarkan apa kata orang, yaitu kita sedang berada “diatas”, dan lagi aku hanya ikut-ikutan saja. Aku masih terlalu kosong untuk mengetahui banyak hal kala itu, maka aku hanya ikut-ikut saja, aku tidak pernah berpikir untuk mencari kebenaran tentang hal itu. Aku masih bodoh! aku hanyalah tukang ikut-ikut! “Aku takut tidak punya teman.” Aku selalu...

Kisah Orang Mati (Part 2)

(sambungan dari Part 1) Kamu jangan seperti ku! Buat jalan cerita yang lebih indah dariku! Kali ini aku marah. Kamu nyatanya tidak beda denganku, aku yang sudah mati. Kamu jangan terlalu sering ya bolak-balik ketempat yang tidak menuntungkan bagi dirimu. Celakalah kamu, kamu bisa saja mati disitu! Jadi hati-hatilah dalam melangkah. Aku sudah mati dan aku serius berbicara kepadamu lewat tulisan ini. Daerah tempat tinggalku dulu merupakan daerah dengan curah hujan tinggi dan sering muncul petir-petir yang besar terkadang tidak disertai hujan. Aku masih berkelana didunia, melihat kalian. Hanya saja kalian tidak bisa melihatku. Ilmuku sudah sangat tinggi, sehingga tidak bisa terlihat oleh sembarang manusia. Jika kamu pernah mendengar atau membaca tentang hal supranatural, hal ini sudahlah lumrah, dan benar adanya. Udara didaerah tempat tinggalku dulu juga lumayan sejuk menenangkan. Kadang aku ingin hidup lagi untu menikmati kehidupan yang saat ini orang-orang rasakan, tapi aku s...

Kisah Orang Mati (Part 1)

hi ! All based on true stories and i just wanna share with you, hope this will be useful. AND YOU, BETTER BE CAREFUL CAUSE YOU ARE READING THIS RIGHT NOW AND I'M BEING SERIOUS! Aku dilahirkan dari keluarga menengah kebawah. Hidupku tidak seperti mereka  yang minta apa-apa lalu terwujud begitu saja. hidupku tidak seperti itu. Aku berbeda. Harus banyak sekali hal yang harus aku lalui dan harus lama sekali waktuku menunggu agar semua keinginanku terwujud. Lalu, aku lebih sering diam, mengurung diri dikamar. Bersedih. Kamu yang saat ini membaca kisahku, kamu tidak perlu tau siapa aku, karena aku sekarang sudah mati sekitar 12 tahun yang lalu. Jika aku masih hidup, saat ini aku seumuranmu. Jadi hati-hati saja ya, mungkin aku sedang berada disekitar kamu bahkan disampingmu dan kamu tidak melihatku. Ya! benar. kamu yang sedang membaca kisahku ini, kisah seseorang yang SUDAH MATI ! Aku akui aku adalah seorang pemarah dan bisa jadi aku merasukimu setelah ini. Setelah selesai kamu memb...

"Beautiful Wonder" stare from the distance

  1st CHAPTER ENGLISH : I am very grateful to all of my best friend, my supporter out there, my parents and especially for my life that gave me a lot of thought, a lot of thing that I really have to understood, i admit it i need a partner, i need a life just for my future. That partner i dreamed, who willing to fulfill all of my wish, could understand me also as his partner. The beautiful thing i dreamed , the nicest hope i wish is to make my life better , nicer, prettier than my "past-life". This is what I do ! this is what I live for. this is also Why I feel i have to do.This is about time , love joke, and all of rare thing. Happy Life. INDONESIAN: Saya sangat berterima kasih kepada semua sahabatku , pendukung saya di luar sana , orang tua saya dan terutama untuk hidup saya yang memberi saya banyak pemikiran , banyak hal yang saya benar-benar harus dimengerti , saya akui itu saya membutuhkan pasangan saya membutuhkan kehidupan hanya untuk masa depa...